Antivirus adalah software wajib di setiap komputer. Sayangnya salah pilih antivirus bisa membuat sistem komputer jadi lemot. Inilah Antivirus yang paling ringan untuk Laptop Kentang.
Cara Marketing Perusahaan Antivirus
Secara umum, setiap perusahaan antivirus memasarkan 3 sampai 4 tipe antivirus. Semua tipe menawarkan perlindungan basic yang sama, tapi menambahkan beberapa fitur tambahan seiring meningkatnya harga.
Contohnya Antivirus favorit admin, Avast.
Avast menawarkan 4 tipe Antivirus: Free Antivirus, Internet Security, Premiere, dan Ultimate.
Fungsi dasar ke-empat-nya sama saja, yaitu proteksi terhadap virus dan malware.
Jika fokusnya hanya pada virus dan malware, makan tipe Free Antivirus yang gratis sudah cukup. Namun jika ingin fitur yang lebih advance seperti wifi inspector, data shredder, Webcam shield, dll, Anda harus membeli tipe diatasnya (internet security, premiere, atau Ultimate.
Cara Menguji Antivirus Terhadap Performa Komputer
Performa komputer diukur dalam 4 tahap: sebelum antivirus di-Install, setelah di-install (sebelum scan), pada saat melakukan scan, dan setelah melakukan scan.
Setiap tahap dilakukan 4 kali, dan data yang diambil adalah rata-ratanya.
Hasil Pengujian Antivirus
Seperti dilansir Tom's Guide, software Antivirus berbayar yang paling ringan dalam metode quick-scan adalah Kaspersky Total Security. Dampaknya terhadap performa sistem komputer hanya sebesar 22%.
Namun sayangnya, pada metode full scan, Kaspersky Total Security menempati posisi kedua dibawah Eset Smart Security Premium.
Di kelas antivirus gratisan, Kaspersky Cloud Security Free mengungguli semua antivirus lain di semua metode pengujian, Quick scan, passive scan, dan full scan.
Dampak Kaspersky Security Cloud Free terhadap sistem pada saat full scan hanya sebesar 6%, serta 1% pada saat quick-scan.
Kesimpulan Antivirus Paling Ringan Untuk Laptop Kentang
Jelas. Pemenang antivirus ringan yang cocok untuk Laptop Kentang adalah Kaspersky.
Note: tulisan setelah ini adalah opini admin.
Namun, setelah membaca artikel di Tom's Guide, lalu mencoba meng-Install Kaspersky Security Cloud Free, admin merasa kesulitan dengan tampilan (UI/UX) yang dimiliki Kaspersky.
Mungkin karena sudah terbiasa menggunakan Avast yang memang terkenal UI nya mudah, admin akhirnya kembali lagi pada Avast Free Antivirus.
Bagaimana dengan kamu? Antivirus ringan mana yang kamu pilih? Gasss tulis komentar di bawah….


